Skip to main content

Panduan Umat Islam dalam menjalankan tuntunan ibadah sesuai dengan Al Qur'an dan Sunnah.

Ziarah Masjid Nabawi Bagian 01

Silsilah Ziaroh Madinah tentang Ziarah Masjid Nabawi Bagian 01.

🕌 Sebuah kenikmatan yang besar seorang muslim diberi kesempatan oleh Allah untuk berziarah ke kota madinah, Kota yang penuh dengan keutamaan sebagaimana telah berlalu sebagiannya.

🕌 Apabila seseorang sudah dimudahkan sampai ke kota madinah maka di syariatkan untuk mengunjungi 5 tempat, 5 Tempat tersebut terdiri 2 Masjid dan 3 Kuburan.

➡ 2 Masjid adalah Masjid Nabawi dan Masjid Kuba.

➡ 3 kuburan, maka yang di maksud adalah :

Kuburan Rasulullah, dan 2 kuburan sahabatnya yaitu Abu Bakar dan umar Radiallahuanhuma,

Kemudian yang ke 2 pemakaman Baqi

Dan yang ke 3 adalah pemakaman syuhada uhud

🕌 Yang utama diantara 5 tempat tersebut adalah Masjid Nabawi ini adalah tujuan pertama dan utama kedatangan seseorang ke Kota Madinah, yaitu berziarah ke Masjid Nabawi.

Rasulullah bersabda :

ﻻ ﺗُﺸَﺪُّ ﺍﻟﺮِّﺣﺎﻝُ ﺇﻻ ﺇﻟﻰ ﺛﻼﺛﺔِ ﻣﺴﺎﺟﺪَ : ﺍﻟﻤﺴﺠﺪِ ﺍﻟﺤَﺮﺍﻡِ، ﻭﻣﺴﺠﺪِ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝِ ﺻﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠَّﻢ، ﻭﻣﺴﺠﺪِ ﺍﻷﻗﺼﻰ

“Tidak berpergian kecuali ke 3 masjid, Masjid al Haram, masjid ar Rasul shallallahu alaihi wasallam, dan masjid al Aqsha” (HR Bukhari dan Muslim)

🔖 Maksud dari sini bahwa tidak boleh seseorang berpergian ke sebuah tempat dengan maksud Ibadah dan meyakini keutamaan khusus tempat tersebut kecuali ke 3 masjid yang disebutkan di dalam hadist.

🔖 Dan cara berziarah ke tiga Masjid tersebut adalah dengan cara Shalat di dalamnya,

keutamaan Masjid nabawi shalat didalamnya di lipat gandakan menjadi lebih dari 1000x

Rasulullah bersabda :

صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَصَلاَةٌ فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ

Shalat sekali di masjid ku ini lebih baik dari pada 1000x shalat di masjid lain kecuali Masjidil harom. (HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406, dari Jabir bin ‘Abdillah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1173.)

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar