Skip to main content

Panduan Umat Islam dalam menjalankan tuntunan ibadah sesuai dengan Al Qur'an dan Sunnah.

Hukum Berkaitan Dengan Meminum Air Zamzam

1⃣. Dahulu Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam meminum air zamzam dan mengguyur kepala beliau dengan air zamzam ketika Haji Wada setelah melakukan thawaf dan shalat di belakang Maqam Ibrahim (HR Imam Ahmad, shahih). Dan beliau Rasulullah meminum air zamzam setelah Thawaf Ifadhah sebagaimana dalam Hadits Jabir yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.

2⃣. HR Imam Muslim : dimana Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda :

“Sesungguhnya air zamzam adalah air yang berbarokah. Sesungguhnya air zamzam adalah makanan”.

Dan dalam HR Abu Dawud, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam mengatakan :

“Dan obat bagi penyakit”

3⃣. Boleh bagi seorang jamaah Haji dan Umroh dll untuk membawa air zamzam ke negara masing-masing untuk diminum, ataupun untuk obat, ataupun untuk hadiah. Aisyah rhadiyallahu anha mengabarkan bahwasanya dahulu beliau membawa air zamzam dan beliau memberitahu bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam dahulu membawanya.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar